Cara Menjadi Arsitek yang Baik agar Sukses

Umumnya untuk menjadi seorang arsitek perlu mempunyai keahlian yang beragam. Keahlian yang banyak menjadi pendukung yang akan amat dibutuhkan saat menjadi seorang arsitek. Profesi sebagai arsitek tidak hanya menjadi perancang sebuah desain atau desainer, namun tugas utama dari arsitek adalah mewujudkan rumah impian dari kliennya. Lalu bagaimana cara menjadi arsitek yang baik?

Cara menjadi arsitek memang kuncinya memiliki jiwa seni serta kreatifitas yang tinggi. Namun ada beberapa faktor lain yang harus diingat dan dilakukan untuk menjadi seorang arsitek yang baik dan profesional. Mari simak bersama-sama ulasan dari faktor pendukung untuk menjadi arsitek yang baik berikut ini.

1. Perhatikan Portofolio

Cara menjadi arsitek yang baik maka harus memperhatikan secara seksama portofolio diri. Portofolio ini sangat penting untuk memulai karier terutama untuk menjadi seorang arsitek. Klien yang mencari arsitek untuk mewujudkan rumah impiannya tentu akan melihat portofolio ini dan akan memilih arsitek yang memiliki portofolio terbaik dan paling menarik.

Baiknya dalam sebuah portofolio untuk memulai karier sebagai arsitek, terdapat rekam jejak yang lengkap, bisa dimulai dari proyek-proyek yang sudah rampung termasuk proyek yang merupakan tugas kuliah. Semakin banyak proyek yang terselesaikan maka semakin baik penilaian klien tentang pemilik portofolio tersebut.

Mengenal aplikasi desain bangunan untuk arsitek

2. Bangun Relasi

Jika mencari cara menjadi arsitek maka memiliki banyak relasi atau jaringan bisa dikatakan kunci suksesnya. Untuk membangun relasi yang luas mulailah menjalin hubungan dengan siapa saja yang ada. Bisa orang disekitar tempat tinggal, orang-orang dari aktivitas dunia maya, serta orang-orang yang terhubung melalui sebuah proyek.

Semakin banyak orang yang dekat semakin besar peluang mendapatkan sebuah proyek. Apalagi jika proyek yang sudah dikerjakan memiliki hasil yang maksimal, relasi yang sudah terbangun secara otomatis menjadi ladang mencari rupiah.

3. Terus Update Keahlian

Cara menjadi arsitek yang baik adalah terus melakukan update ilmu terbaru di dunia arsitek itu sendiri. Pekerjaan menjadi seorang arsitek akan terus ada dan selalu dibutuhkan. Sebab, pembangunan akan selalu ada dan terus ada selama masih ada kehidupan di dunia ini terutama pembangunan infrastruktur.

Pembangunan semacam itu adalah proyek jangka panjang. Meningkatkan kemampuan sangat dibutuhkan dalam proyek seperti itu. Selain demi hasil kerja yang maksimal, persaingan yang semakin ketat terjadi setiap tahun. Jadi wajib untuk terus mengupdate keahlian atau kemampuan yang sudah dimiliki agar tidak termakan oleh jaman.

4. Tinggalkan Zona Nyaman

Banyak yang menilai menjadi seorang arsitek itu enak dan keren. Ya, itu kalau sudah memiliki banyak klien. Nah untuk mendapatkan klien ini sendiri sebetulnya butuh usaha yang sungguh-sungguh. Selain dengan cara membangun relasi yang luas, promosi baik online atau offline juga harus dilakukan. Jika perlu cobalah keluar dari zona nyaman misalnya menjadi seorang konsultan property agar bisa memaksimalkan profesi sebagai arsitek.

5. Butuh Pembimbing

Cara menjadi arsitek yang satu ini masih ada kaitannya dengan poin sebelumnya. Jika ingin menjadi arsitek yang baik dengan keluar dari zona nyaman tentu akan butuh bantuan dari orang lain yang lebih ahli. Jadi misalnya saja ingin menambah ilmu sebagai konsultan property maka perlu membayar seseorang menjadi pembimbing. Jika sudah menguasai dua bidang atau bisa juga lebih, urusan melebarkan sayap bisa memiliki peluang besar.

6. Tak Takut Hadapi Resiko

Menjadi arsitek artinya berani mengambil resiko. Apalagi bagi yang tengah mencoba ilmu di bidang lain tentu ini salah satu hal yang harus dihadapi. Jangan ragu untuk meminta bantuan relasi yang sudah ada agar tidak sampai mengecewakan klien yang sudah percaya dan berharap besar.

7. Mepresentasikan Keahlian

Jangan malu untuk memulai sebuah karier. Menjadi seorang arsitek harus mau membuka diri untuk umum. Caranya bisa dengan mengadakan sebuah seminar, atau menjadi narasumber di acara TV yang berhubungan dengan dunia property dan arsitektur. Cara menjadi arsitek yang baik dan sukses satu ini bisa dibilang sangat jitu untuk menarik perhatian para calon klien.

8. Rutin Brainstorming

Seorang arsitek selalu dituntut untuk memiliki beragam ide. Agar mudah mendapatkan ide-ide yang bagus maka perlu rutin melakukan brainstorming. Hal ini karena tren di dunia property selalu berubah mengikuti arus jaman. Dengan melakukan brainstorming maka otak secara terlatih mendapatkan ide-ide yang segar bahkan bisa menciptakan tren untuk banyak orang.

9. Hadapi Kegagalan

Dalam merintis sebuah karier tentu kegagalan adalah hal yang pasti dialami oleh siapa saja sebelum meraih kesuksesan. Pilihannya hanya ada dua saat menjumpai kegagalan, memilih bangkit atau terpuruk? Apalagi seorang arsitek, kegagalan bisa saja terjadi lebih dari satu kali, namun tentu harus bisa menghadapi serta mengatasinya.

Jika ingin sukses tentu pilihan bangkit dan belajar dari kegagalan yang sudah terjadi adalah pilihan paling tepat untuk dilakukan. Setiap kegagalan pasti disebabkan adanya kesalahan, agar tidak terjadi lagi maka kesalahan yang ada diperbaiki dan dijadikan pengingat agar tidak sampai terulang kembali.

Baca juga :

Sekilas Tentang Arsitek

Seorang arsitek biasanya memiliki otak yang secara otomatis berfikir dengan kreatif. Oleh karena itu cara menjadi arsitek yang perlu dilakukan adalah terus mengasah imajinasi yang dimiliki agar bisa bersaing sehat dengan para arsitek di luar sana. Selain itu, menjadi seorang arsitek biasanya bekerja secara tim. Maka wajib untuk mensejahterakan setiap anggota tim dengan menjadi dermawan agar tim tetap utuh dan tidak ada yang pergi.

Menjadi arsitek itu tidak mudah. Keahlian yang sangat beragam yang tidak melulu terpaku pada penataan ruang harus dikuasai dengan baik. Seperti hitung-hitungan, keuangan, dan masih banyak lagi. Nah untuk tahu lebih baik lagi apa saja yang harus dilakukan untuk menjadi seorang arsitek adalah dengan konsultasi pada seorang arsitek secara langsung. Mereka bisa memberikan wawasan tentang kehidupan arsitek itu seperti apa, ketrampilan yang dibutuhkan apa saja.

Well, menjadi seorang arsitek harus menguasai beberapa ketrampilan, memiliki wawasan yang luas, agar bisa sukses. Ketrampilan seperti bersosialisasi, menggambar, berhitung, dan menguasai pengetahuan teknik bangunan serta merancang bangunan akan sangat dibutuhkan. Nah, bagaimana? Apakah sudah betul-betul siap untuk menjadi seorang arsitek? itu tadi sedikit ulasan cara menjadi seorang arsitek yang baik dan sukses.

tags:

bagaimana menjadi arsitek yang baik, cara menjadi arsitektur
Cara Menjadi Arsitek yang Baik agar Sukses | volga writer | 4.5

Leave a Reply