5 Peran dan Fungsi Tekstur Dalam Desain Grafis

Assalamualaikum. Dalam ilmu desain grafis, ada beberapa unsur desain harus diketahui. salah satunya adalah Tekstur. peran tekstur dalam desain dapat menciptakan rasa. maka dari itu, penempatannya juga butuh pertimbangan. agar tidak terjadi kesalahpahaman desain, maka sayaakan menjelaskan “Peran dan fungsi tekstur dalam desain grafis.

Pengertian Tekstur

Tekstur adalah sifat suatu permukaan yang bisa dirasakan langsung oleh sentuhan maupun dilihat oleh mata. ketika kulit kita menyentuh rerumputan, merabah kain sutra yang halus dan lembut. semua rasa itu diciptakan oleh tekstur. hampir setiap permukaan objek memiliki tekstur yang berbeda-beda.

Dalam desain grafis, tekstur terbatas hanya visual saja, namun bisa menciptakan ilusi fisik. jadi tekstur seolah nyata pada bidang 2 dimensi.

Tekstur dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

Tekstur Nyata ( real texture )

Tekstur nyata adalah tekstur yang bisa dirasakan langsung oleh sentuhan dan mata. tekstur ini tidak dapat direpresentasekan di layar komputer, melainkan hanya simulasi berupa gambar saja.

Contoh tekstur Nyata, seperti : permukaan kain, rumput, batu, kayu dan semua jenis unsur yang dapat diraba.

Tekstur Semu ( Visual Texture )

Tekstur Semu adalah tekstur yang sifatnya berbeda antara visualnya dan permukaannya. tekstur ini hanya mengandalkan manipulasi. misalnya ketika pelukis membuat lukisan rumput, yang hasilnya seolah rumput asli. padahal permukaannya hanyalah kain canvas.

Contoh tekstur semu, seperti : lukisan bulu hewan, gambar permukaan kayu, dan semua jenis desain yang hanya bisa dirasa lewat penglihatan saja

Dari dua jenis tekstur diatas, Tekstur Semu merupakan tekstur yang digunakan dalam ilmu desain grafis. mengandalkan teknik visualisasi 2 dimensi, sehingga menghasilkan tampilan seperti aslinya.

Fungsi Tekstur Pada Desain Grafis

1. Menciptakan Kesan Hidup/Natural Pada Desain

Ketika mengimplementasikan tekstur kedalam desain, maka akan timbul kesan natural. karena sifat tekstur yang dasarnya didapatkan dari kehidupan nyata. berbeda dengan desain grafis flat, yang hanya memanfaatkan warna solid.

Contoh poster dibawah menggunakan tekstur tertas yang sobek, dipadukan dengan tipografi. jika di lihat dengan seksama, seolah tipografi menyatu dengan tekstur, padahal tidak sama sekali. itu hanyalah teknik memanipulasi visual.

5 Peran dan Fungsi Tekstur Dalam Desain Grafis
Desain poster menggunakan tekstur kertas | by Pierre Mendel

Dengan adanya tekstur pada desain, akan menambah kesan hidup. sehingga mata dimanjakan dan tidak bosan melihat karya tersebut.

2. Menarik Perhatian Pemirsa Dengan Sentuhan Tekstur

Fungsi tekstur juga dapat digunakan untuk menyoroti elemen pada desain. misalnya pada judul, ikon, tombol, dan lainnya. Sehingga menarik perhatian dan minuimbulkan ajakan untuk bertindak. seperti mengklik tombol atau ikon, membedakan judul dan isi paragraf.

Ketika penerapannya pada konsep desain minimalis, fungsi tekstur bisa menjadi pemisah antara elemen. misalnya menampilkan logo pada latar belakang bertekstur.

5 Peran dan Fungsi Tekstur Dalam Desain Grafis
fungsi tekstur sebagai pemisah elemen dalam desain

3. Meningkatkan Susunan Informasi Pada Desain

Fungsi tekstur juga dapat meningkatkan arsitektur informasi pada suatu desain. sama halnya dengan garis, kotak, maupun kontras, yang digunakan untuk memisahkan konten dalam satu struktur desain. dengan perpaduan antara bentuk, kontras dan tekstur, maka akan meningkatkan efektivitas dari informasi yang ingin disampaikan.

Contoh dibawah merupakan tampilan template website. masing-masing kotak pilihan diberikan tekstur untuk tujuan tertentu. terlihat perbedaan antara kotak satu dan lainnya. selain itu, teksturnya juga membuat konsep dalam web ini semakin kental, yakni bertem vintage.

5 Peran dan Fungsi Tekstur Dalam Desain Grafis
memisahkan elemen terntentu dengan penerapan tekstur

4. Menciptakan Suasana

Kita bisa melihat tekstur dalam kehidupan sehari-hari. semuanya hampir alami kecuali buatan manusia. ketika menerapkan tekstur bersifat alam, maka kesannya kan terbawa kedalam desain. misalnya seperti poster “go green” dibawah. latar belakang yang digunakan hanyalah gradient polos biasa. namun pada tipgrafinya diberikan sentuhan tekstur rumput. sehingga konsep go green diwakili oleh hijaunya rerumputan.

Baca : Cara membuat tulisan bertekstur di photoshop

5 Peran dan Fungsi Tekstur Dalam Desain Grafis

Selain itu, perpaduan antara tekstur dan tulisan menciptakan keindahan kompleks. seorang awam jika melihatnya, pasti akan terkagum-kagum. karena bagi mereka ada tingkat kesulitan tersendiri pada proses pembuatannya. padahal, ini sangatlah mudah jika dibuat dengan aplikasi adobe photoshop.

Baca juga :

Tips dan Saran

Semua point diatas bagus. namun sesuaikanlah terlebih dahulu elemen yang akan dimasukkan dalam desain. jangan terlalu mencampur adukkan antara tekstur dan elemen lainnya. bisa jadi desain terlihat kotor dan tak punya tujuan.

Perhatikan juga keterbacaan dalam desain. jangan korbankan keterbacaan demi sebuah tekstur. sudah banyak contoh desain yang terlalu semangat menggunakan tekstur. sehingga teks pada desain sulit untuk dibaca dan dipahami.

Jangan lupakan unsur lainnya. preview terlebih dahulu ketika mengkombinasikan antara unsur-unsur desain.

Baiklah sobat, semoga artikel ini bisa bermanfaat. intinya fungsi tekstur dalam desain grafis sanga berarti. sekian dan terima kasih sudah berkunjung – Assalamualaikum.

tags:

pengertian tekstur dalam desain grafis
5 Peran dan Fungsi Tekstur Dalam Desain Grafis | admin | 4.5

Leave a Reply