Gaya arsitektur Populer Yang Beragam Jenisnya

Saat ini gaya arsitektur sebuah bangunan memang sangatlah banyak jenisnya, hal itu tentunya didasari oleh semakin pintarnya seorang arsitek dalam berimajinasi. Namun tentunya semua imajinasi itu memiliki dasarnya yaitu sebuah gaya yang memang sudah ada sejak dahulu. Untuk yang berniat membangun sebuah rumah tentunya mengetahui berbagai informasi mengenai gaya sebuah arsitektur rumah sangatlah penting untuk dijadikan referensi memilih.

Apa Itu Gaya Arsitektur Pada Bangunan?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai gaya sebuah arsitektur rumah tentunya harus tahu terlebih dahulu apa itu gaya pada sebuah arsitektur bangunan. Semua itu karena banyak orang yang menyebut dan mendengarnya namun belum terlalu paham artinya. Jadi gaya arsitektur merupakan sebuah metode yang dibentuk secara khusus dalam sebuah konstruksi. Gaya tersebut mencangkup berbagai unsur penting seperti bahan, metode konstruksi, bentuk serta karakter sebuah daerah.

Di mana gaya ini kronologinya dapat berubah sewaktu waktu tergantung dengan kemajuan dan perkembangan mode, ide, serta teknologi sebuah gaya pada arsitektur bangunan. Tentunya perubahan tersebut akan terjadi secara bertahap hal itu tentunya akan mempermudah seorang arsitek untuk belajar serta beradaptasi. Sehingga mampu menciptakan ide yang cemerlang untuk gaya yang lebih bagus lagi.

Macam Gaya Dalam Arsitektur

Tentunya setelah memahami penjelasan di atas akan memberi pengetahuan mengenai perkembangan sebuah gaya dari arsitektur bangunan. Di mana tentunya dengan mengetahui berbagai gaya tersebut akan membantu memberikan berbagai referensi. Berikut ini adalah beberapa gaya arsitektur yang populer sejak dahulu dan berkembang hingga saat ini:

1. Gaya Minimalis

Sebuah rumah yang memiliki gaya minimalis memiliki ciri khas yaitu menggunakan dak dari beton, hal itu tentunya akan sangat membuat bangunan kuat. Hal itulah yang membuat gaya ini sangat populer. Apa lagi gaya ini sangat cocok di perkotaan yang tidak terlalu banyak lahan tersedia. Biasanya gaya minimalis dipadukan dengan cat dinding yang berwarna monokrom, sehingga akan membuat bangunan tampak luas. Konsep dari gaya ini intinya adalah membuat kesan sederhana namun tentunya dengan nilai kualitas yang tinggi.

2. Gaya Modern

Sebuah bangunan yang mengusung gaya modern biasanya sering disandingkan dengan gaya bangunan minimalis. Padahal gaya kedua jenis bangunan ini berbeda walaupun ada beberapa yang serupa. Perbedaan mencolok dari dua gaya bangunan ini adalah pada atapnya. Di mana gaya minimalis atapnya identik berbentuk rata dengan dak dari beton, sedangkan gaya modern berbentuk segitiga. Gaya modern ini identik dengan bentuk jendela yang besar sehingga sangat sejuk.

Biasanya gaya ini memiliki ciri khas tidak adanya ornamen atau hiasan sehingga sangat cocok untuk orang yang menginginkan kesederhanaan yang modern tentunya. Lalu biasanya bangunan dengan gaya ini memiliki dinding berwarna putih dengan beberapa garis persegi. Ada satu jenis gaya modern yang cukup populer yaitu modern tropis yang tentunya cocok sekali dengan Indonesia.

3. Gaya Klasik

Perkembangan zaman sangatlah identik dengan gaya arsitektur satu ini, terutama kesenian asal Eropa. Di mana gaya klasik memiliki dua faktor identik untuk interiornya yaitu bergaya Romawi Kuno dan Yunani. Dengan ciri bangunan yang tinggi berpilar serta terlihat sangat kokoh. Pada abat pertengahan, bangunan identik dengan karakter yang unik yaitu menggunakan batu bata.

Hal itu ternyata disukai dan terus populer hingga saat ini. Walaupun begitu gaya klasik terkenal dengan arsitektur yang memiliki banyak warna dan hiasan dinding yang cukup penuh. Ada beberapa jenis dari gaya klasik, pertama yaitu gaya klasik kolonial yang memadukan arsitektur dari Belanda. Lalu jenis yang kedua adalah klasik Italia yang memiliki bentuk bangunan luar sederhana namun di dalamnya cukup penuh lukisan. Dengan bahan kayu atau marmer dengan motif repetitif serta mosaik dengan dinding gaya berlapis-lapis.

Ada juga gaya klasik Amerika yang sangat kental dengan gaya arsitektur negara Eropa dengan warna natural dengan campuran warna muda. Terakhir gaya klasik Prancis dengan ciri kemegahan seperti istana dengan atap yang berwarna dan jendela berornamen serta besar.

4. Gaya Kontemporer

Jika membahas mengenai arti dari kata kontemporer tentunya itu berarti masa sekarang ataupun masa kini. Sehingga tentunya hal tersebut sesuai dengan ciri khas gaya arsitektur satu ini yaitu gayanya berubah sesuai masanya. Contohnya rumah dengan gaya kontemporer di tahun 2000 tentu akan berbeda dengan tahun 2020 ini. Jadi gaya ini akan terus mengikuti dari perkembangan desain pada masanya. Di mana gaya ini sangat terkenal pada abad ke 21.

Desain dari gaya ini sangat terkenal dengan model bangunan yang ramah lingkungan serta hemat energi. Biasanya ada gabungan dari bahan daur ulang pada bahan atau interiornya. Cirinya dapat terlihat dari banyaknya tanaman hias yang menghiasi atap bangunan sehingga akan mampu meningkatkan kualitas udara. Bahan yang digunakan alami, dengan paduan bangunan lingkungan yang alami juga.

5. Gaya Industrial

Sesuai dengan namanya, gaya arsitektur ini menjadikan sebuah pabrik atau industri menjadi inspirasinya yang sangat mementingkan keselamatan serta efisiensi. Ciri khas dari gaya ini adalah dinding dari bata ekpos, struktur pipa air dan udara di ceiling, serta bahan daur ulang. Akan ada cahaya alami yang dihasilkan karena jendela yang dimiliki sangat besar. Walaupun sudah lama dilupakan perlahan gaya ini menjadi populer karena dijadikan sebuah desain cafe ataupun tempat tinggal.

Keseimbangan desain interior dari bangunan ini sangatlah seimbang sehingga bangunan tidak akan terlalu dingin atau hangat. Dengan elemen atau material yang paling banyak digunakan adalah batu bata, logam, batu bata, kayu reklamasi, beton ekspos. Dan tentunya gaya arsitektur ini menjadi kegemaran banyak orang karena terkesan unik namun tetap sangat berkualitas. Namun tentunya berbagai gaya sebuah arsitektur bangunan saat ini memang sudah semakin bagus saja. Sehingga tentunya akan semakin membuat bingung siapapun yang memilihnya.

Nah itulah beberapa gaya arsitektur bangunan yang saat ini sedang populer dan banyak digunakan. Dengan mengetahui berbagai referensi di atas tentunya akan memberikan pengetahuan bagi siapapun yang hendak mendirikan suatu bangunan. Cukup pilih yang sesuai selera dan pastikan semua bahan adalah yang berkualitas. Sehingga hasil dari bangunan dengan gaya apapun akan sesuai dengan keinginan dan bertahan lama.

Gaya arsitektur Populer Yang Beragam Jenisnya | volga writer | 4.5

Leave a Reply