Rumus Campuran Warna Beserta Contohnya

Assalamualaikum. Warna merupakan salah satu element penting, yang berfungsi untuk membedakan objek satu dan lainnya. semua yang kita lihat dibumi ini, memiliki warna. namun apakah sobat tahu bagaimana warna bisa bermacam-macam ? apakah kita bisa membuat warna dari campuran warna ?. baiklah semua itu akan dijelaskan semuanya pada pertemuan ini.

Dalam dunia desain grafis, warna sudah menjadi unsur terpenting. karena setiap warna juga memiliki arti tersendiri dalam penerapannya. seperti yang dikatakan oleh Wassily Kandinsky 

Warna adalah kekuatan yang secara langsung mempengaruhi jiwa

Di Era modern sekarang, kepopuleran warna mencapai puncaknya. apalagi dalam dunia fashion dan desain grafis. itu ditandai dengan banyaknya jenis warna baru yang tercipta, kemudian dipadukan lalu diterapkan pada pakaian.

Rumus Pencampuran Warna

Dalam metode pencampuran warna, ada 3 Istilah yang harus kita ketahui :

  1. Warna primer : Merah, Kuning, Biru
  2. Warna sekunder : Orange, Hijau, Ungu
  3. Warna tersier : Magenta, Cyan dan kawan-kawan.

Induk dari 3 warna tersebut adalah Warna Primer. ketika mencampur warna primer, akan menghasilkan warna sekunder. sementara ketika mencampur warna sekunder, akan menghasilkan warna tersier. berikut metode pencampuran warnanya:

Mencampur Warna Primer menjadi warna sekunder

Warna primer merupakan induk dari warna-warna lain. ketika kita mencampurkan 2 warna primer, maka hasilnya disebut warna sekunder. warna primer yaitu Merah,Kuning,Biru. jika 3 warna ini dicampur maka menjadi warna hitam. atau bias disebut warna Key dalam CMYK.
Campuran warna primer menjadi warna sekunder

Rumus campuran warna diatas adalah untuk membuat warna sekunder, yakni warna orange, warna hijau, dan warna ungu. jadi tinggal campurkan saja warnanya sesuai rumus. tapi ingat takarannya 1:1.

  • Warna merah + kuning = Orange ( Jingga )
  • Warna kuning + biru = Hijau
  • Warna biru + merah = Ungu

Mencampur warna sekunder manjadi tersier

Sementara itu, untuk membuat warna tersier, kita cukup campurkan lagi warna sekunder. contoh gambar dibawah, akan menjelaskan bagaimana asal mula warna sekunder dan tersier, dimulai dari warna induk (Primer).

campuran warna tersier dari warna sekunder

Roda Warna – Rumus Campuran Warna

Sesuai gambar diatas, Warna Primer berada di tengah, kemudian ada sekunder, dan terakhir adalah warna tersier. itu adalah urutan pencampurannya. bagian yang diberi anak panah adalah kelompok Warna Tersier. berikut penjelasannya:

  • Warna Biru + Ungu = Warna Ungu kebiru-biruan atau biru dongker.
  • Warna Biru + Hijau = Warna Cyan ( salah satu warna dari CMYK).
  • Warna Hijau + Kuning = Warna Hijau kekuning-kuningan. mirip warna bola tennis atau disebut juga The yellow ball.
  • Warna Kuning + Orange = Warna Orange kekuning-kuningan atau disebut Warna Amber.
  • Warna Orange + Merah = Warna Orange kemerahan
  • Warna Merah + Ungu = Warna magenta ( salah satu dari CMYK ).

Nah seperti itulah proses pembentukan warna warna umum yang biasa kita lihat. selebihnya, ada warna lain lagi. namun warna ini sudah dicampur dengan takran berbeda-beda. misalnya warna Cyan di beri putih agar lebih terang sedikit. atau warna Ungu di gelapkan dengan menambahkan warna hitam, dsb.

Cara Membuat Warna Gelap dan Terang

Oke sekarang kita lanjut pada tahap membuat warna agar lebih terang atau gelap. sederhana sekali konsep ini, kita hanya membutuhkan warna hitam dan putih. jika menginginkan warna tersebut lebih terang, maka campurkan warna putih sedikit demi sedikit. sebaliknya, kalau ingin lebih gelap tinggal campurkan warna hitam.

Berikut saya berikan contoh gambar.

membuat warna gelap dan terang

Sesuai ilustrasi diatas, semakin kekanan maka semakin cerah atau terang. karena nilai putihnya semakin tinggi. sedangkan dibagian kiri semakin gelap, karena unsur hitamnya lebih padat.

Contoh kasus : Saya ingin membuat warna kuning terang. jadi campurkan warna kuning dengan putih. usahakan putihnya dicampur sedikit demi sedikit sampai menjadi kuning terang atau kuning pastel. begitupun sebaliknya, jika ingin mencampurkan kuning dengan hitam, maka menjadi kuning tua.

Cara diatas, dapat diaplikasi untuk semua jenis warna.

Sebelum lanjut kebagian bawah. sobat harus tahu dulu apa itu perbandingan pada proses pemcampuran warna. misalnya campuran merah dan kuning perbandingannya 1/3, berarti 1 sendok merah dicampur 3 sendok kuning.

Contoh Campuran Warna warna Populer

Campuran Warna Misty dan Zamrud

Dalam dunia fashion dan desain rumah, warna misty dan warna zamrud dapat menambah kesan minimalis. selain itu keduanya juga akan membuat ruangan lebih cerah. berikut rumus campuran warnanya:

  • Warna Misty = merah + magenta + cyan + putih, perbandinganya 2/1/5/5. jadi dalam warna misty terdapat 15% merah, 8% magenta, 38% cyan dan 38% putih. semoga bisa dipahami.
  • Warna Zamrud = cyan + hijau + putih + hitam, perbandingannya 2/4/5/1.

membuat warna misty dan warna zamrud

Warna Daisy dan Matcha

Kedua warna ini memang terkenal dalam dunia fashion, apalagi para pecinta pakaian muslimah. karena ketika dipakai oleh wanita, akan menambah kesan ceria, cantik dan enak dipandang mata.

  • Warna Daisy = Kuning + Biru + Hijau + Putih, perbandingannya 1/4/1/5.
  • Warna Matcha = Kuning + Magenta + Cyan + Putih, perabandigan 2/1/3/5

campuran warna daisy dan matcha

Warna Atalier dan Darna Disney

Kedua warna ini cocok dipakai untuk mewarnai interior dan exterior rumah. hasilnya menimbulkan kesan elegan dan cantik. jika bingung bagaimana membuatnya, berikut ini rumus campuran warnanya :

  • Warna atalier = merah + biru + hijau + putih. perbandingan 3/1/2/5
  • Warna Disney = kuning + magenta + biru + putih dengan perbandingan campuran 4/4/3/5.

campuran warna atalier dan warna disney

Warna Burgundy dan Warna Loreal

Duan warna kecantikan ini memang sudah sering kita lihat. apalagi pada fashion wanita. ada yang digunakan untuk pewarna lipstik, bedak, pakaian dsb. untuk membuatnya, cukup ikut rumus dibawah :

  • Warna burgundy = Merah + Magenta + Hitam, perbandingan 3/2/5
  • Warna loreal = Merah + cyan + hijau + putih, perbandingan 4/3/1/5

campuran warna burgudy dan loreal

Warna Khaki dan Warna Chinos

Warna khaki, kalau dilihat sekilas akan mirip dengan warna chinos. padahal keduanya berbeda, walaupun masih dalam rumpun Cokelat. yang harus diketahui, bahwa kedua warna ini memang sangat sering dijumpai pada pakaian. jadi untuk lebih mudah membedakannya, bisa lihat cirinya saja. chinos itu rata-rata mengkilap dibandingan khaki. selain itu, khaki jahitannya lebih terasa jika diraba. sedangkan chinos lebih halus. berikut campuran warnanya:

  • Warna Khaki = kuning + magenta + hijau + putih. perbandingan 1/2/2/4
  • Warna Chinos = kuning + magenta + cyan + putih. perbandingan 4/3/3/1
rumus membuat warna khaki dan warna chinos

rumus membuat warna khaki dan warna chinos

Warna Hijau Tosca dan Biru Tosca

Kalau berbicara masalah ketenaran, maka dua warna dibawah ini memang rajanya dalam fashion. hampir setiap pakaian wanita, menerapkan warna ini. soalnya banyak penggemarnya. berikut cara membuatnya :

  • Warna Hijau Tosca = biru + cyan + hijau + putih, perbandingan 1/5/2/3
  • Warna Biru Tosca = Magenta + Biru + Cyan, perbandingan 2/3/1

campuran warna hijau tosca dan biru tosca

Warna Salem (salmon) dan Warna Coral

Warna yang sangat kental feminimnya, yaitu salem dan coral. karena keduanya terapat unsur pink didalamnya atau merah muda. bisa dikatakan warna ini masih tergolong warna pink. 

  • Warna Salem = kuning + merah + magenta + putih, perbandingan 3/4/3/5
  • Warna Coral = kuning + merah + putih, perbandingan 2/5/3

Jadi ketika pink di campur warna kuning hasilnya menjadi warna salem atau coral. semua tergantung perbandingan yang diberikan. 

Perlu sobat tahu, bahwa merah dicampur putih akan jadi pink. trus di tambah warna kuning, maka hasilnya warna salem.

Warna Peach dan Apricot

Untuk menghasilkan Warna Peach, campurkan kuning + merah + putih. dengan perbandingan takaran 1/1/5. sedangkan Warna Apricot, campurkan warna kuning + magenta + putih dengan perbandingan 3/2/5.

Warna Mocca dan Coklat (chocolate)

Membuat warna mocca, kita bisa mencampurkan warna merah + hijau + putih + hitam. dengan perbandingan 2/1/5/4. sedangkan Warna Chocolate, campurkan kuning + merah + magenta + hitam. perbandingan takarannya adalah 5/2/2/2.

Warna navy blue dan moccasin

Wara navy blue atau biasa disebut biru dongker. bisa di buat dengan mencampurkan : magenta + biru + cyan. takarannya 2/4/1. untuk warna moccasin, campurkan kuning + magenta + putih, perbandingan 3/1/5.

Warna Putih Susu dan Putih Tulang

Untuk membuat warna putih susu, campurkan cyan + kuning + putih dengan perbandingan 1/3/71. maksudnya putih lebih banyak. cara lainnya campurkan putih dan coklat , namun coklat hanya sedikit saja.

Sedangkan warna putih tulang, bisa dibuat dengan campurkan warna cyan+magenta+kuning+putih.

campuran warna putih tulang dan putih susu

Nah seperti itulah sobat metode dalam membuat warna baru. semuanya tergantung warna apa yang kita campurkan, serta seberapa banyak perbandingan takarannya. intinya adalah semua bisa diciptakan dengan 3 warna dasar yaitu warna Primer ( merah, kuning dan biru).

tags:

tabel pencampuran warna, pencampuran warna, campuran warna, campuran warna ungu, rumus campuran warna cat
Rumus Campuran Warna Beserta Contohnya | admin | 4.5

Leave a Reply