Makna dan psikologi warna desain grafis yang wajib diketahui

Karya desain grafis memang banyak dipengaruhi oleh pilihan lapisan warna dari setiap detail. Biasanya karakter yang dibangun dari setiap garis dalam desain juga akan membutuhkan warna ideal. Semakin baik pilihan warna yang digunakan itu tentu saja akan menghasilkan karya yang mengesankan. Hal ini yang harus diperhitungkan oleh banyak desainer grafis untuk terus mengeksplorasi pilihan warna terbaik dan sesuai dengan karakter desain. Pemilihan warna yang ideal untuk desain grafis juga memberikan pengaruh terhadap psikologi saat mendalami karya itu sendiri. Hingga kini ada banyak makna dan psikologi warna desain grafis yang harus diketahui lebih dalam.

psikologi warna desain grafis

9 psikologi warna desain grafis yang sering digunakan

Masing-masing warna memiliki makna yang berbeda dalam sebuah desain grafis. Pengembangan seperti ini juga akan memudahkan anda untuk memaksimalkan simbol atau karakteristik dari setiap elemen desain grafis. Hal ini juga akan mendukung visi dan misi dari desain grafis yang biasanya digunakan melalui logo atau simbol tertentu. Konsep ideal dari pemilihan warna yang digunakan itu juga harus disesuaikan dengan ukuran hingga pengaturan garis pada desain grafis. Tentu saja anda juga harus memperhitungkan penggunaan jumlah lapisan warna. Hindari penggunaan lapisan warna yang berlebihan untuk mendapatkan makna yang sesungguhnya. Berikut ini ada 9 psikologi warna desain grafis yang sering digunakan seperti:

  1. Psikologi warna hitam

Warna hitam menjadi salah satu bagian dari desain grafis yang sering digunakan baik itu sebagai elemen utama ataupun hanya pendukung. Psikologi warna desain grafis yang melibatkan hitam selalu menggambarkan dominasi yang sangat kuat. Bahkan, sebagian dari desainer menganggap bahwa warna hitam menawarkan konsep anggun dan keberanian. Penggunaan warna ini sering menjadi background di berbagai karya desain grafis. Biasanya penerapan elemen lain yang cukup berbeda juga terlihat sangat ideal dibandingkan dengan warna lainnya. Warna seperti ini akan membutuhkan kontras warna tambahan yang lebih gelap. Warna hitam juga cukup populer dalam dunia grafis fashion.

 

  1. Psikologi warna putih

Dalam dunia desain grafis warna putih juga sering digunakan untuk berbagai karakter. Apalagi warna ini juga memiliki makna yang sangat mendalam untuk beberapa konsep grafis. Warna putih menggambarkan kemurnian hingga kesederhanaan. Hal ini yang membuat warna putih sering dikolaborasikan dengan kontras warna lainnya. Memang warna putih bisa menjadi background yang sangat ideal untuk berbagai karkater. Namun, beberapa konsep desain grafis juga akan menggunakan detail warna putih untuk menjadi teks yang menyala. Konsep karya desain grafis yang menggunakan warna putih pada sebuah karya biasanya menampilkan pesan yang sangat besar.

 

  1. Psikologi warna biru

Biru juga menjadi salah satu dari psikologi warna desain grafis yang kerap digunakan. Karakter dari warna seperti ini memang sering digunakan untuk berbagai karya. Apalagi popularitas warna ini di berbagai kalangan juga patut diperhitungkan. Makna dari warna biru yang sering digunakan untuk berbagai konsep desain grafis memberikan gambaran tentang keamanan, kenyamanan, kesetiaan hingga ketenangan. Hal ini yang membuat warna biru sering digunakan untuk banyak desain grafis berupa poster pemerintah atau iklan layanan masyarakat. Dunia medis juga sering menerapkan warna biru sebagai pilihan utama dan menyandingkan dengan kontras putih sebagai background.

 

  1. Psikologi warna merah

Merah selalu identik dengan keberanian. Hal ini sering menjadi latar belakang dari penggunaan dominasi merah untuk seluruh karya desain grafis. Para desainer menganggap warna merah akan memberikan cerminan emosional dan agresif. Bahkan, tidak sedikit juga karya grafis yang mengambil dominasi merah selalu menampilkan karakter yang kuat dan menegangkan. Penggunaan warna merah yang sering diterapkan oleh para desainer grafis terjadi pada banyak poster fim aksi. Biasanya karakter yang dimunculkan melalui pola warna seperti ini akan terlihat seperti pahlawan. Untuk membuat tampilan desain grafis dengan dominasi merah selalu menggunakan latar belakang hitam.

 

  1. Psikologi warna kuning

Warna kuning mencerminkan sikap optimis dan keceriaan. Warna seperti ini sering digunakan untuk berbagai produk desain grafis dengan karakter yang sangat berbeda. Namun, tidak sedikit juga orang awam yang menganggap bahwa warna kuning cukup mengganggu. Sehingga para desainer mencoba untuk mengkolaborasikan warna ini dengan lapisan lainnya agar terdapat integrasi yang saling berhubungan. Konsep desain grafis yang menggunakan pola lapisan warna kuning seperti ini biasanya diterapkan untuk banyak pesan atau karakter. Sebaiknya jadikan warna ini sebagai detail utama dan tambahkan background lainnya. Hindari penggunaan warna kuning yang berlebihan pada desain grafis.

 

  1. Psikologi warna hijau

Alam dan konsep natural selalu menjadi bagian dari warna hijau. Psikologi ini yang sering digunakan para desainer untuk memunculkan karya grafis yang tampil sangat natural. Warna hijau memang memiliki makna alami, kesegaran, kesehatan dan lainnya. Konsep makna seperti ini yang sangat cocok untuk berbagai karakter desain grafis untuk bidang konstruksi hingga kesehatan. Selain itu, pesan yang dikonversi melalui iklan layanan masyarakat juga sering menggunakan dominasi hijau. Cara seperti ini bisa diterapkan melalui background dengan dominasi hijau atau menjadikan warna ini sebagai karakter utama yang muncul sebagai teks. Warna putih dan kuning akan menjadi lapisan tambahan ideal untuk hijau.

 

  1. Psikologi warna coklat

Karakter yang dimunculkan dari warna seperti ini memang tidak banyak digunakan oleh para desainer. Hal ini dikarenakan psikologi warna coklat akan memunculkan kesan vintage, konsep natural hingga konflik. Apalagi kontras dari setiap lapisan dari warna ini memang terlihat sangat kompleks. Kondisi ini sering dimanfaatkan para desainer untuk memunculkan sebuah karya desain grafis yang terlihat sangat klasik dari setiap sudut. Warna coklat seperti ini biasanya hanya bisa diintegrasikan dengan beberapa karakter saja. Pesan yang disampaikan juga cukup rumit. Untuk memberikan tampilan yang ideal sebaiknya coklat digunakan sebagai warna background dengan tambahan teks bewarna putih.

 

  1. Psikologi warna ungu

Sebenarnya warna ini dianggap cukup mewah bagi sebagian desainer grafis. Psikologi yang ditampilkan juga terlihat sangat elegan dibandingkan dengan warna lainnya. Hal ini yang membuat berbagai karya desain grafis yang memiliki spiritualitas sangat baik harus memunculkan karakter atau lapisan warna ungu. Makna mewah dan canggih dari warna ungu memang terlihat sangat kental melalui setiap lapisan kontras. Namun, sebagian orang juga menganggap bahwa warna ini memang cenderung feminim. Berbagai karya grafis yang memunculkan karakter utama perempuan akan sangat ideal menggunakan dominasi ungu.

7 Jenis skema warna untuk membuat kombinasi warna

  1. Psikologi warna oranye

Perkembangan teknologi dan penggunaan konteks dan teks yang sangat banyak saat ini memberikan kesempatan pada warna oranye. Makna dari warna ini akan memunculkan sikap yang antusias, enerjik dan lainnya. Bahkan, beberapa karya grafis yang menggunakan dominasi warna oranye akan memberikan tampilan konsep karya yang cenderung terbuka.

Makna dan psikologi warna desain grafis yang wajib diketahui | tokogulali | 4.5

Leave a Reply